Crowdfunding Dan Peer To Peer Lending, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Crowdfunding Dan Peer To Peer Lending, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

19/07/2021 0 By admin

Jika Anda tengah menjalankan sebuah usaha, pastinya Anda memiliki banyak ide dan ingin melakukan sejumlah inovasi agar bisnis Anda semakin maju dan berkembang, bukan? Tapi sayangnya, tanpa modal maka ide yang Anda miliki tidak berarti apa-apa. Modal dalam sebuah bisnis sangatlah penting. Tanpa modal, sulit untuk bisnis Anda bisa berkembang.

Sayangnya, mendapatkan permodalan dari perbankan bukanlah hal yang mudah. Karena ada syarat yang rumit sehingga membuat para pemilik usaha tidak bisa meminjam dana melalui perbankan. Tapi kamu tidak perlu khawatir lagi, karena di Indonesia saat ini sudah memiliki dua jenis permodalan yang banyak digunakan para pelaku usaha yaitu crowdfunding dan P2P Lending. Jika kamu tertarik melakukan permodalan melalui salah satunya, tentu kamu harus ketahui dulu definisi dari masing-masing permodalan.

Jika kamu menggunakan permodalan melalui P2P Lending atau Peer To Peer Lending, kamu harus tahu jika platform ini akan mempertemukan pemilik dana dengan peminjam. Jadi pada prinsipnya, uang yang dipinjam akan mendapatkan sejumlah bunga pada saat pengembaliannya. Dalam menjalankannya, P2P memberlakukan sistem online. Jadi baik pemilik modal maupun peminjam tidak harus bertemu hanya untuk melakukan transaksi pinjam-meminjam. Semuanya sudah bisa dilakukan dengan sistem online. Jika pinjaman yang kamu lakukan disetujui, maka uang yang dipinjam harus dikembalikan beserta bunga sesuai kesepakatan yang terjadi.

Tapi beda halnya jika kamu menggunakan sistem permodalan melalui situs crowdfunding Indonesia. Memang sistemnya agak sama jadi di dalam skema permodalan ini terdapat tiga pihak yang terlibat yakni peminjam, pemberi dana dan platform yang menyediakan. Nantinya, pencari dana yang ingin mendapatkan tambahan modal diharuskan untuk menceritakan ide usaha yang akan dikembangkannya. Dan jika memang pemberi dana tertarik, mereka pasti akan patungan atau beramai-ramai dalam memberikan dana untuk memudahkan jalan bisnis dari pelaku usaha yang membutuhkannya. Di sisi lain, sistem permodalan ini juga sering kali dimanfaatkan sebagai wadah untuk penggalangan dana karena sifatnya sendiri donasi dan tidak ada nominal yang ditentukan.

Untuk kompensasinya, P2P lending akan memberikan bunga pinjaman sama seperti bank. Berbeda halnya dengan sistem permodalan yang menerapkan sistem sumbangan, jadi kompensasinya bisa dalam bentuk saham bisnis atau equity crowdfunding dan hadiah atau reward untuk donasi. Untuk saham bisnis, para pelaku usaha akan memberikan saham perusahaan mereka kepada si pemberi pinjaman supaya mendapatkan pengembalian donasi dalam bentuk uang. Sedangkan reward atau hadiah bisa dalam bentuk t-shirt gratis atau hadiah menarik lainnya.

Sebenarnya jika dilihat dari sisi investor, akan lebih menguntungkan jika permodalan dilakukan melalui platform P2P Lending. Karena ada nominal beserta bunga sehingga keuntungan yang didapatkan akan lebih tinggi. Salah satu platform P2P Lending terbaik Amartha bisa kamu pilih jika ingin menjadi pendana atau investor terhadap para pelaku usaha yang membutuhkan. Amartha adalah platform pendanaan terbaik dan terpercaya dimana kamu akan mendapatkan keuntungan sebesar 15% di tiap tahunnya.